Ketahui Kebutuhan Air Minum Harian dengan Aplikasi Kesehatan Online

Kebutuhan Air Minum Harian

Kita pasti sering mendengar nasehat untuk minum air 8 gelas/hari. Tapi, kebutuhan air tiap orang bisa berbeda-beda. Untuk mengetahuinya, ada cara mudah dan praktis yaitu menggunakan aplikasi Kesehatan online.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Air Minum

Beberapa faktor berikut dapat mempengaruhi kebutuhan konsumsi air minum pada seseorang:

  • Lingkungan atau cuaca
  • Penggunaan obat-obatan
  • Kondisi Kesehatan
  • Kadar gula darah
  • Ukuran tubuh
  • Aktifitas
  • Usia, dll

Cara Memperkirakan Jumlah Kebutuhan Air Minum

Cukup sulit untuk mengetahui kebutuhan air yang perlu dikonsumsi tubuh secara persis. Tapi, kalian bisa memperkirakannya dengan 2 cara, yaitu:

  1. Berdasarkan usia dan berat badan
  2. Berdasarkan jumlah kalori yang masuk

Cara pertama cukup praktis dan mudah sedangkan cara kedua agak merepotkan. Dengan data usia dan berat badan, kalian sudah bisa memperkirakan kebutuhan kebutuhan air minum menggunakan kalkulator atau aplikasi Kesehatan seperti Rey.

Rey – Aplikasi Layanan Asuransi Kesehatan Online

Aplikasi ini cocok untuk kamu dan keluarga dengan memberikan perlindungan Kesehatan & jiwa yang lebih baik. Kalian bisa mengakses layanan Kesehatan lengkap melalui gadget-mu dengan bergabung menjadi member Rey.

Selain itu, Rey juga menjawab kebutuhan dalam optimalisasi perlindungan Kesehatan untuk karyawan. Jadi, aplikasi Kesehatan ini cocok untuk bisnis kalian. Dengan begitu, kalian bisa menjamin Kesehatan karyawan.

Ada banyak produk asuransi Kesehatan yang bisa kalian beli. Namun, jangan sembarangan membeli produk asuransi Kesehatan. Pastikan produk asuransi Kesehatan yang akan dibeli memiliki 6 prinsip berikut ini.

Selain prinsip asuransi yang kaitannya dengan insurable interest, ada juga prinsip itikad baik untuk melindungi nasabah dan perusahaan asuransi agar keduanya sama-sama mendapat manfaat denga naman.

Prinsip selanjutnya adalah kausa proximal, yang berfungsi menentukan apakah kalian bisa menerima klaim & bisa berpengaruh pada nilai klaim yang diterima. Lalu, ada juga prinsip asuransi terkait ganti rugi, yang biasanya ditentukan oleh perusahaan asuransi dan disetujui oleh pemegang polis. Selanjutnya adala prinsip pengalihan hak/perwalian, yakni pengalihan hak dari pemegang polis ke perusahaan asuransi sesudah pembayaran klaim. Yang terakhir adalah prinsip kontibusi yang merupakan bentuk kesepakatan sesuai besaran nilai objek yang memiliki insurable interest.