Prospek Kerja Profesi di Bidang Financial Consultant

Prospek Kerja Profesi di Bidang Financial Consultant

Bidang finansial merupakan sektor yang memiliki banyak sisi yang berbeda-beda, dan seringkali menawarkan jabatan yang menyesuaikan dengan keterampilan dan minat yang berbeda-beda termasuk salah satunya financial consultant.

Kunci dari kesuksesan pekerjaan di bidang konsultan keuangan adalah dengan meriset, mencari, dan mendapatkan pekerjaan dengan kesesuaian antara keterampilan dan minatmu serta memiliki pengalaman sebanyak-banyaknya. Hal yang sama juga berlaku untuk mereka yang sudah bekerja dan sedang mencari bidang kerja baru dan ingin mencoba menjadi konsultan keuangan.

Prospek Kerja Financial Consultant

Bidang pekerjaan ini memang masih tergolong baru di Indonesia sehingga banyak yang mengira bahwa prospek kerja konsultan keuangan masih rendah dan menganggap tidak banyak yang membutuhkannya. Jarang sekali ada sarjana ilmu ekonomi, akuntansi, ataupun manajemen yang memiliki cita-cita untuk menjadikan lahan ini sebagai pekerjaan mereka. Barangkali memang karena kebutuhan untuk jasa tersebut masih belum besar selama ini namun bisa dibilang prospek kerja di bidang ini sangat besar.

Financial consultant adalah satu dari 10 pekerjaan terbaik di Amerika Serikat. Mereka digaji sebesar US$ 64.750 pertahun, atau sekitar Rp770 juta. Jumlah yang sangat besar ini sepadan dengan pekerjaan mengelola uang rakyat dan pensiunan.

Selalu ada permintaan untuk perencana keuangan tapi permintaan terbanyak selama resesi ketika banyak yang melihat tabungan hidup saat menguap di pasar saham. Pekerjaan ini termasuk yang terbaik karena pendapatan, menyewa prospek dan lingkungan kerja.

Berbagai kalangan menyepakati bahwa prospek kerja financial consultant di Indonesia sangat besar terutama ketika anda menyasar klien yang perorangan, bukan hanya perusahaan. Hal ini terkait dengan meningkatnya secara drastis jumlah kelas menengah di Indonesia. Pada tahun 2004 kelas menengah kita mencapai 37% sedangkan tahun 2013 lalu sudah mencapai 56,7%.

Kelas menengah yang kini berjumlah menjadi setengah dari warga Indonesia ini menjadi target konsumen berbagai produk, termasuk produk-produk keuangan. Intinya, jangan sampai kelas menengah dengan penghasilan sekitar Rp5 juta per bulan ini menghabiskan uangnya hanya untuk konsumsi atau sekadar menabung saja.

Mereka perlu menginvestasikan dana mereka sesuai dengan tujuan-tujuan finansial yang mereka canangkan dalam hidup mereka. Seringkali upaya investasi ini gagal di tengah jalan dan harus kembali lagi di awal karena mereka masih awam dan meraba-raba dalam investasi.

Ini adalah peluang bagi anda yang berminat menjadi financial consultant. Anda bisa menawarkan jasa anda kepada para calon investor muda supaya menginvestasikan dana mereka dengan tepat dan menguntungkan.

Alasan Profesi Financial Consultant Sangat Dibutuhkan

Profesi financial consultant mulai berkembang pesat di Indonesia sejak tahun 2010-an. Hingga saat ini masyarakat Indonesia semakin sadar mengenai keuangan bahkan angka literasi keuangan yang semakin meningkat hingga membutuhkan bantuan perencana keuangan. Umumnya alasan perencana keuangan dibutuhkan karena :

  • Meningkatnya jumlah kelas menengah atas di Indonesia.
  • Meningkatnya keluarga yang berpenghasilan ganda (suami-istri bekerja).
  • Akses terhadap produk-produk keuangan yang semakin mudah.
  • Semakin banyak pilihan produk keuangan baik investasi (paper asset, real asset dan digital asset), asuransi dan produk keuangan lainnya.
  • Kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin banyak dan semakin mahal, contoh merencanakan dana membeli rumah, dana untuk hari tua dan lain sebagainya.

Untuk itulah saat ini prospek kerja di bidang financial consultant terus meningkat setiap tahunnya. Tingkat pengangguran di Indonesia semakin meningkat padahal masih banyak peluang kerja yang bisa di-apply sehingga anda yang ingin fokus ke bidang ini tidak perlu khawatir akan prospek kerja di masa depan.

shares